Sistem Informasi Alumni & Penelusuran Karir


    Sambutan Kepala Sekolah

    Assalamu'alaikum wr.wb.

    Puji syukur kepada Alloh SWT, Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan anugerahNya sehingga website SMK Negeri 2 Yogyakarta ini dapat terbit. Salah satu tujuan dari website ini adalah untuk menjawab akan setiap kebutuhan informasi dengan memanfaatkan sarana teknologi informasi yang ada. Kami sadar sepenuhnya dalam rangka memajukan pendidikan di era berkembangnya Teknologi Informasi yang begitu pesat, sangat diperlukan berbagai sarana prasarana yang kondusif, kebutuhan berbagai informasi siswa, guru, orangtua maupun masyarakat, sehingga kami berusaha mewujudkan hal tersebut semaksimal mungkin. Semoga dengan adanya website ini dapat membantu dan bermanfaat, terutama informasi yang berhubungan dengan pendidikan, ilmu pengetahuan dan informasi seputar SMK Negeri 2 Yogyakarta.

    Besar harapan kami, sarana ini dapat memberi manfaat bagi semua pihak yang ada dilingkup pendidikan dan pemerhati pendidikan secara khusus bagi SMK Negeri 2 Yogyakarta.

    Akhirnya kami mengharapkan masukan dari berbagai pihak untuk website ini agar kami terus belajar dan meng-update diri, sehingga tampilan, isi dan mutu website akan terus berkembang dan lebih baik nantinya. Terima kasih atas kerjasamanya, maju terus untuk mencapai SMK Negeri 2 Yogyakarta yang lebih baik lagi.

    Wassalamu'alaikum wr.wb.

     

    Hormat kami,

    Kepala SMK Negeri 2 Yogyakarta

     

    ttd

     

    Drs. SENTOT HARGIARDI, MM

    NIP. 19600819 198603 1010

     

    Tentang SMK Negeri 2 Yogyakarta

    SMK Negeri 2 Yogyakarta beralamat di jalan A.M. Sangaji 47 Yogyakarta, lebih dikenal dengan nama STM Jetis (STM 1 Yogyakarta). SMK Negeri 2 Yogyakarta merupakan salah satu sekolah menengah tertua di Indonesia dan cukup punya nama  di dunia industri maupun pemerintahan.  Banyak lulusannya tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mampu memimpin  di bidang industri maupun pemerintahan. 

    Gedungnya anggun dan berwibawa, dibangun pada tahun 1919. Pada masa penjajahan Belanda gedung ini dipakai sebagai sebagai gedung sekolah PJS (Princess Juliana School). SMK N 2 Yogyakarta berdiri pada tahun 1919 dengan nama Princess Juliana school (PJS), melihat dari namanya adalah nama seorang perempuan keturunan bangsawan Belanda (princess Juliana) memberikan bukti bahwa pada masa itu telah diaplikasikan pendidikan  berwawasan gender walaupun kenyataannya masa itu Indonesia dalam masa penjajahan.

    Pada masa itu kaum perempuan dan laki laki sudah mendapatkan pendidikan yang sama rata walaupun belum bagi warga pribumi. Selanjutnya karena merupakan peninggalan sejarah, maka gedung ini oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata melalui Peraturan Menteri Nomor: PM.25/PW.007/MKP/2007 ditetapkan sebagai cagar budaya. 

    Sekolah Teknik Negeri yang pertama di Indonesia adalah  Sekolah Teknik Menengah di Yogyakarta. Ijazah pertama  Sekolah Teknik Menengah di Yogyakarta dikeluarkan tahun 1951. Kompetensi keahlian yang ada pada Sekolah ini adalah Teknik Civil, Teknik Listrik dan Teknik Mesin.  Walaupun sekolah Teknik di kompleks Jetis baru mengeluarkan ijazah pada tahun 1951, tetapi sebelum itu gedung kompleks Jetis ini sudah digunakan sebagai Sekolah Teknik pada jaman Belanda maupun Jepang.  Pada pertemuan alumni menjelang tahun baru 2010, ada seorang lulusan sekolah teknik di kompleks Jetis ini  yang menunjukkan ijazah berbahasa Jepang. Tugas terakhir dia sebagai kapten penerbang Angkatan Udara.

    Di samping digunakan untuk Sekolah Teknik Menengah, Paska  Kemerdekaan  sampai decade 80-an, kompleks Jetis  juga dipergunakan sebagai  tempat kuliah Fakultas Teknik Universitas Gajah Mada dan  Akademi Teknik Negeri Yogyakarta. Tuntutan  dan perkembangan teknologi, memerlukan fasilitas gedung maupun peralatan yang memadai, Maka pada tahun 1929, 1950 dan 1954 dilakukan  renovasi  dan penambahan ruangan sehingga luas bangunan  menjadi 16.000 m2 di atas tanah 5,5 Ha. Selain bangunan untuk ruang teori, banyak tersedia fasilitas lainnya antara lain ruang praktek (bengkel atau laboratorium), tempat ibadah, aula, lapangan sepak bola, lapangan tenis, lapangan volley ball, dan lapangan olah raga lainnya. 

    Pada tahun 1952 Sekolah Teknik Menengah di Yogyakarta dipecah menjadi dua sekolah, yaitu  STM  Negeri I (Kompetensi keahlian Bangunan dan Kimia), STM Negeri II (Kompetensi keahlian Listrik dan Mesin). Keduanya menempati kompleks Jetis, karena semakin banyaknya kebutuhan tenaga teknik menengah yang trampil dengan berbagai kompetensi, maka di kompleks Jetis ini didirikan beberapa STM dengan kompetensi keahlian baru. Dengan berdirinya sekolah-sekolah baru, maka pada dekade 70-an, pada kompleks Jetis terdapat beberapa sekolah dengan kompetensi keahlian yang bervariasi,  antara lain STM  Negeri I (Kompetensi keahlian Bangunan dan Kimia), STM Negeri II (Kompetensi keahlian Listrik dan Mesin), STM Chusus Instruktur (Kompetensi keahlian Bangunan, Listrik, Diesel dan Mesin), STM Geologi Pertambangan, STM Metalurgi,  STM Pertanian,  STM Percobaan I dan STM Percobaan II. 

    Pada tahun 1975, melalui Keputusan Mendikbud No. 019/O/1975, semua STM di kompleks Jetis digabung menjadi satu dengan nama STM Yogyakarta I. Terhitung mulai 11 April 1980 nama sekolah diubah menjadi STM I Yogyakarta, sesuai keputusan Mendikbud Nomor: 090/O/1979 tertanggal 26 Mei 1979, 

    Perubahan nama sekolah dari STM I Yogyakarta menjadi  SMK Negeri 2 Yogyakarta terhitung mulai 7 Maret 1997, melalui keputusan Mendikbud Nomor 036/O/1997 tanggal 7 Maret 1997.








    SMKN 2 YOGYAKARTA

    Jl. AM Sangaji 47, Cokrodiningratan, Jetis, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55233

    bursakerja@smkn2yk.sch.id